BAB 6: ROYAL INSTITUTE

Ukuran:
Tema:

Royal Institute bukan seperti bangunan lain yang pernah dilihat Kaelan. Pintu kayu besar dihiasi dengan simbol-simbol aneh yang bersinar lemah, dan saat Garrick mendorongnya terbuka, Kaelan disambut oleh pemandangan yang membuatnya terkesiap.

Ruang masuknya luas, dengan langit-langit tinggi yang dihiasi mural sistem bintang yang bergerak perlahan. Di sepanjang dinding, rak-rak berisi gulungan, buku, dan artefak aneh—kristal berdenyut, logam berputar, bahkan sesuatu yang seperti potongan awan terjebak dalam toples kaca.

Tapi yang paling mencolok adalah orang-orang. Puluhan orang berjalan mondar-mandir, semuanya dengan interface Sistem di mata mereka. Beberapa berdebat tentang diagram di papan tulis besar. Yang lain mengamati perangkat aneh yang mengeluarkan asap atau cahaya.

“Ini tempat penelitian Sistem,” bisik Elara. “Di sinilah kita memahami bagaimana Takdir bekerja.”

Seorang wanita tua dengan rambut putih dikepang rapi mendekat. Dia mengenakan jubah biru dengan simbol kerajaan, dan matanya—berwarna ungu pucat—memancarkan kecerdasan tajam. “[DESTINY ABSORBER],” katanya, tanpa pendahuluan. “Fasinating. Kami pikir itu hanya mitos.”

“Archmage Lyra,” sapa Garrick dengan hormat. “Ini Kaelan dari Oakhaven. Dia menyelamatkan Putri Elara dari Voidlings.”

Lyra mengangguk, tidak mengalihkan pandangan dari Kaelan. “Dan kau menyerap [RAPID DIGESTION] dari… hewan, kurasa? Common Tier. Tapi ada sesuatu lagi. Energi murni. Dari Void Crystal?”

Kaelan terkesiap. Bagaimana dia tahu?

“Jangan terkejut,” kata Lyra, tersenyum tipis. “[SYSTEM ANALYST – LEGENDARY TIER]. Aku bisa membaca detail Sistem seperti buku terbuka.” Dia berbalik. “Ikut aku. Kita perlu tes.”

Mereka mengikutinya melalui lorong-lorong Institute, melewati ruangan dengan eksperimen aneh: satu ruangan penuh tanaman yang tumbuh dengan kecepatan tidak wajar, ruangan lain dengan air mengalir ke atas, ruangan ketiga di mana beberapa orang melayang beberapa sentimeter di atas lantai.

Akhirnya mereka masuk ke ruangan bulat dengan kursi di tengahnya, dikelilingi oleh perangkat kristal. “Duduk,” perintah Lyra.

Kaelan duduk, gugup. Kristal di sekelilingnya mulai bersinar, memancarkan cahaya biru yang memindainya.

[SYSTEM SCAN DETECTED]
[INTENT: DIAGNOSTIC]
[RESPONSE: ALLOW/DENY?]

Kaelan melihat Elara, yang mengangguk. Dia memilih “Allow.”

Cahaya menjadi lebih terang, dan Kaelan merasakan sensasi aneh—seperti seseorang membaca setiap bagian dari dirinya. Tidak menyakitkan, tapi mengganggu.

Setelah beberapa menit, cahaya mereda. Lyra mengamati layar kristal yang muncul di udara. “Fasinating. Benar-benar [DESTINY ABSORBER]. Bukan variasi, bukan turunan. Asli.” Dia melihat Kaelan. “Kau tahu apa artinya?”

“Tidak.”

“Itu berarti kau adalah sistem darurat. Diciptakan oleh Ancient Ones untuk menangani… situasi tertentu.” Lyra mengetuk layar kristal. “Lihat. Dalam kode Sistemmu, ada subroutine yang disebut [PRIMORDIAL RESET PROTOCOL]. Itu aktif hanya ketika Sistem Primordial—sumber semua Sistem—terancam.”

Kaelan mengingat apa yang dikatakan Overseer. “Voidlings. Mereka merusak Sistem Primordial?”

“Tepat.” Lyra berjalan mondar-mandir. “Selama berbulan-bulan, kami mendeteksi anomali. Sistem baru yang lahir semakin lemah. Sistem lama kehilangan efisiensi. Dan kemudian… Voidlings. Makhluk yang memakan Sistem.”

“Archmage Malakar,” kata Elara. “Dia menciptakan mereka, bukan?”

Lyra berhenti, wajahnya berkerut. “Malakar. Ya. Mantan Archmage, dikucilkan sepuluh tahun lalu karena penelitian terlarang. Dia percaya Sistem adalah sumber ketidaksetaraan. Bahwa dunia akan lebih baik tanpa mereka.”

“Dan dia menciptakan Voidlings untuk… menghapus Sistem?” tanya Kaelan.

“Untuk ‘memurnikan’ dunia, menurutnya.” Lyra menghela napas. “Tapi seperti yang kau lihat, hasilnya bukan pemurnian. Itu korupsi. Voidlings tidak menghapus Sistem—mereka mengorupsinya, mengubahnya menjadi energi gelap.”

Garrick mengangguk. “Itu sebabnya korban menjadi Blank. Sistem mereka tidak dihapus, tapi dirusak.”

“Dan kau,” Lyra menatap Kaelan lagi, “kau bisa memurnikan korupsi itu. Karena itulah tujuan [DESTINY ABSORBER]. Untuk menyerap korupsi, menyimpannya, dan… mungkin, suatu hari nanti, mengembalikannya ke keadaan semula.”

Kaelan memproses ini. Jadi dia bukan pencuri. Dia… penyimpan? Pemulih? “Tapi echo. Setiap kali aku menyerap, aku mendapatkan memori, kepribadian.”

“Side effect,” kata Lyra. “Kau menyerap tidak hanya Sistem, tapi juga ‘jejak’ pemiliknya. Seiring waktu, kau akan belajar mengelola echo itu. Atau…” Dia berhenti. “Atau kau akan tenggelam di dalamnya.”

Itu pilihan yang mengerikan. Menjadi penyelamat, tapi dengan risiko kehilangan dirinya sendiri.

“Ada cara untuk mengurangi echo?” tanya Elara.

“Meditasi. Pelatihan mental. Dan…” Lyra melihat Kaelan. “Membatasi penyerapan. Jangan menyerap terlalu banyak, terlalu cepat.”

[QUEST UPDATED: LEARN ECHO MANAGEMENT]
[OBJECTIVE: FIND MENTOR OR TRAINING METHOD]
[REWARD: ECHO RESISTANCE SKILL]

“Baik,” kata Kaelan. “Jadi apa sekarang? Apa yang harus kulakukan?”

Lyra memandangnya sejenak, lalu ke Elara dan Garrick. “Kau akan tinggal di Institute. Kami akan melatihmu. Mengajarkan kontrol. Dan ketika kau siap… kau akan membantu kami melawan Voidlings. Dan mungkin, menghadapi Malakar.”

Tinggal di Institute. Belajar kontrol. Itu… lebih baik daripada yang dia harapkan.

“Tapi ada syarat,” lanjut Lyra. “Kau harus setuju untuk dipantau. Setiap penyerapan, setiap penggunaan kemampuan, akan dicatat. Dan kau tidak boleh menyerap Sistem manusia tanpa izin.”

Itu adil. “Aku setuju.”

“Bagus.” Lyra menganggak. “Garrick akan mengatur akomodasimu. Elara, kau punya urusan dengan ayahmu, kurasa.”

Elara mengangguk. “Aku harus melapor.” Dia melihat Kaelan. “Aku akan kembali besok. Janji.”

Mereka pergi, meninggalkan Kaelan dengan Lyra.

“Pertama,” kata Archmage, “kita akan tes kemampuanmu saat ini. Berdiri.”

Kaelan berdiri.

“Gunakan [RAPID DIGESTION]. Tapi tidak pada makanan. Pada ini.” Lyra melemparkan bola kristal kecil padanya.

Kaelan menangkapnya. “Apa yang harus kulakukan?”

“Coba ‘cerna’ energinya.”

Kaelan fokus, seperti yang dia lakukan dengan tali energi Voidling. Dia membayangkan kristal sebagai makanan, energinya sebagai nutrisi.

[SKILL ADAPTATION ATTEMPT…]
[RAPID DIGESTION → ENERGY CONVERSION]
[SUCCESS: 40%]

Kristal itu kehilangan sebagian cahayanya, tapi tidak sepenuhnya. Kaelan merasa sedikit energi masuk ke dirinya, tapi itu kecil.

“Bagus,” kata Lyra. “Kau belajar cepat. Sekarang, coba simpan [RAPID DIGESTION] dan aktifkan slot kosong.”

Kaelan berkonsentrasi. Dia “mematikan” Rapid Digestion, merasakannya masuk ke penyimpanan. Lalu dia mengaktifkan slot kosong—tapi tidak ada Sistem untuk diisi.

“Kosong,” katanya.

“Tepat. Sekarang, coba rasakan Sistem di sekitarmu.”

Kaelan menutup mata, mengaktifkan Energy Sense. Dia merasakan denyut energi dari segala arah: Lyra dengan [SYSTEM ANALYST] yang kuat, orang-orang di lorong dengan berbagai Sistem, bahkan bangunan itu sendiri sepertinya memiliki energi latar.

“Ada banyak,” katanya.

“Pilih satu. Yang lemah. Dan coba… tarik sedikit. Tidak menyerap, hanya merasakan.”

Kaelan memilih denyut lemah dari ruangan sebelah—mungkin [FIRE STARTER] atau sesuatu serupa. Dia membayangkan menarik benang tipis dari itu.

Sensasi aneh. Seperti meraih sesuatu yang jauh. Dia merasakan kehangatan, sedikit kegembiraan… lalu dia menarik terlalu keras.

[UNINTENTIONAL ABSORPTION ATTEMPT]
[TARGET: MINOR HEAT GENERATION (COMMON)]
[BLOCKED BY: INSTITUTE WARDS]

Perisai! Energi memantul, dan Kaelan terlempar ke belakang, jatuh dari kursi.

Lyra tertawa. “Bagus! Institute memiliki ward terhadap penyerapan tidak sah. Tapi kau hampir berhasil. Itu berarti kau bisa menyerap dari jarak jauh, dengan latihan.”

Kaelan berdiri, pusing. “Aku tidak bermaksud—”

“Tahu. Itu sebabnya kita berlatih.” Lyra membantu dia berdiri. “Hari ini cukup. Garrick akan menunjukkan kamarmu. Besok kita mulai latihan sungguhan.”

Garrick, yang menunggu di luar, masuk. “Ikut aku.”

Mereka meninggalkan ruang tes, berjalan melalui lorong lain. Institute seperti labirin, tapi Garrick tampaknya tahu jalannya.

“Kau akan tinggal di asrama peneliti,” kata Garrick. “Kamar sederhana, tapi punya apa yang kau butuhkan.”

Mereka tiba di pintu kayu sederhana. Garrick membukanya, menunjukkan kamar kecil dengan tempat tidur, meja, dan lemari. Jendela menghadap ke taman Institute.

“Ini… bagus,” kata Kaelan, terkejut. Setelah gua dan hutan, ini seperti istana.

“Ada aturan,” kata Garrick. “Makan di ruang makan jam 7, 12, dan 7. Latihan jam 9 pagi dengan Archmage Lyra. Dan… jangan coba serap Sistem siapa pun tanpa izin.”

“Tidak akan.”

Garrick mengangguk, lalu ragu. “Elara… dia bicara banyak tentangmu. Katanya kau pemberani.”

Kaelan tersipu. “Aku hanya bertahan hidup.”

“Kadang itu saja yang dibutuhkan.” Garrick berbalik untuk pergi, lalu berhenti. “Oh, dan… selamat datang di ibu kota.”

Dia pergi, meninggalkan Kaelan sendirian.

Kaelan duduk di tempat tidur, melihat sekeliling. Kamar ini lebih besar dari kamarnya di Oakhaven. Lebih bersih. Tapi… asing.

Dia berbaring, melihat langit-langit. Hari yang panjang. Dari hampir mati di gua Voidling, sampai tinggal di Royal Institute. Dari outcast menjadi… apa? Peneliti? Prajurit? Masih belum jelas.

Interface-nya berkedip:

[QUEST COMPLETE: DELIVER SURVIVORS TO SAFETY]
[REWARD: 300 EXP, ROYAL INSTITUTE ACCESS]
[LEVEL UP!]
[DESTINY ABSORBER: LEVEL 2 → LEVEL 3]
[NEW CAPABILITY: ECHO BUFFER +10%]
[NEW SKILL: MINOR TELEKINESIS (FROM ENERGY CONVERSION PRACTICE)]

Level up lagi. Dan skill baru—telekinesis kecil. Dari latihan dengan Lyra.

Dia mencoba. Memandang cangkir di meja, membayangkan mengangkatnya. Cangkir itu bergoyang, lalu naik beberapa sentimeter, lalu jatuh.

[MINOR TELEKINESIS: LEVEL 1]
[EFFECT: LIFT SMALL OBJECTS UP TO 1KG]

Kecil, tapi sesuatu. Kemajuan.

Dia duduk, melihat keluar jendela. Taman Institute indah, dengan bunga aneh yang bersinar dalam gelap. Dan di kejauhan, menara istana, tempat Elara sekarang.

Dia memikirkan desanya. Oakhaven. Ayahnya. Apakah mereka baik-baik saja? Apakah Voidlings mencapai sana?

Dia harus memperingatkan mereka. Tapi bagaimana? Dia tidak bisa kembali—dia masih diusir.

Atau… mungkin sekarang, dengan status barunya, dia bisa. Mungkin dia bisa kembali sebagai pahlawan, bukan monster.

Tapi pertama, dia harus belajar. Menguasai Sistemnya. Menjadi lebih kuat.

Karena jika Voidlings datang ke desanya, dia ingin siap.

Dia berbaring lagi, menutup mata. Untuk pertama kalinya sejak Ritual Pencerahan, dia merasa… ada harapan. Ada tujuan.

Dia bukan lagi anak yang terkutuk.

Dia adalah Destiny Absorber.

Dan besok, pelatihan dimulai.


[END OF CHAPTER 6]
[WORD COUNT: 1,890]
[NEXT: BAB 7 – PELATIHAN PERTAMA]