BAB 7: PELATIHAN PERTAMA

Ukuran:
Tema:

Kaelan terbangun dengan sinar matahari menyentuh wajahnya. Untuk sesaat, dia bingung—ini bukan gua, bukan hutan, bukan kamarnya di Oakhaven. Lalu dia ingat: Royal Institute. Kamar asrama.

Dia duduk, memeriksa interface. Masih ada: [DESTINY ABSORBER – LEVEL 3]. Bukan mimpi.

[DAILY QUEST: ATTEND TRAINING SESSION]
[OBJECTIVE: MEET ARCHMAGE LYRA AT 9 AM]
[REWARD: TRAINING EXP, NEW SKILLS]

Jam 8. Masih ada waktu.

Dia mandi di kamar mandi kecil yang terhubung—air hangat, sabun yang wangi. Kemewahan setelah berminggu-minggu di hutan. Lalu dia memakai pakaian bersih yang disediakan di lemari: tunik sederhana dan celana, dengan simbol Institute di dada.

Ruang makan di lantai bawah ramai. Puluhan peneliti, mage, dan pelajar makan sambil berdiskikan atau membaca. Kaelan mengambil piring, mengisinya dengan telur, roti, dan buah. Dia duduk di meja kosong, tapi segera beberapa orang mendekat.

“Kau yang baru?” tanya seorang pria muda dengan rambut merah. “[DESTINY ABSORBER], kan? Aku [ELEMENTAL SENSOR – UNCOMMON].”

Kaelan mengangguk. “Kaelan.”

“Fasinating!” kata pria itu, duduk tanpa diundang. “Aku baca tentangmu di naskah kuno. Katanya kau bisa menyerap Sistem apa pun. Benarkah?”

“Sepertinya.”

“Dan echo? Benarkah kau dapat memori pemiliknya?”

Kaelan ragu. “Ya. Tapi itu… tidak nyaman.”

“Tentu!” Pria itu bersemangat. “Aku peneliti echo theory. Namaku Corin. Boleh aku wawancara kau nanti?”

“Mungkin.” Kaelan tidak yakin ingin menjadi subjek penelitian.

Corin tampaknya tidak tersinggung. “Bagus! Oh, lihat—Archmage Lyra datang.”

Lyra memasuki ruang makan, dan semua orang diam. Dia berjalan langsung ke meja Kaelan. “Siap?”

Kaelan mengangguk, menyelesaikan makanannya dengan cepat. Rapid Digestion membantunya—dalam beberapa gigitan, dia sudah kenyang.

Mereka meninggalkan ruang makan, diikuti oleh tatapan penasaran. “Jangan khawatir tentang mereka,” kata Lyra. “Mereka peneliti. Selalu penasaran dengan hal baru.”

“Mereka takut padaku?”

“Beberapa. Tapi kebanyakan hanya ingin memahami.” Lyra membawanya ke ruangan berbeda dari kemarin—ruangan besar dengan lantai pasir dan target di dinding. “Hari ini, latihan kontrol.”

Di ruangan sudah ada dua orang: seorang wanita muda dengan rambir hitam pendek, dan seorang pria dengan wajah tertutup bayangan meski di ruangan terang.

“Perkenalkan,” kata Lyra. “Lyra—bukan aku, dia berbeda—dengan [ELEMENTAL APPRENTICE – RARE]. Dan Thorne dengan [SHADOW STEP – RARE]. Mereka akan jadi partner latihanmu.”

Wanita itu—Lyra—menganggak ramah. “Panggil aku Lyra Junior jika bingung. Atau Lyra Two.”

Pria itu—Thorne—hanya mengangguk, matanya mengamati Kaelan dengan waspada.

“Tujuan hari ini,” kata Archmage Lyra, “adalah belajar mengontrol penyerapan. Kaelan, kau akan coba menyerap sedikit dari mereka—dengan izin—dan belajar mengelola echo.”

Kaelan gugup. “Aku… tidak yakin.”

“Kami siap,” kata Lyra Junior. “Aku punya [ELEMENTAL APPRENTICE]. Coba serap sedikit kemampuan api-ku.”

Dia mengangkat tangan, dan api kecil muncul di telapaknya. Bukan api biasa—api biru yang dingin saat disentuh.

Kaelan mendekat, ragu. “Apa yang harus kulakukan?”

“Sentuh api. Tapi jangan menyerap semuanya—coba ambil hanya sebagian.”

Kaelan mengulurkan tangan, menyentuh api biru. Dingin. Lalu dia berkonsentrasi, membayangkan menarik hanya seutas benang dari api itu.

[ATTEMPTING PARTIAL ABSORPTION…]
[TARGET: MINOR FLAME CONTROL (FROM ELEMENTAL APPRENTICE)]
[SUCCESS: 30%]

Api di tangan Lyra Junior berkurang sedikit. Dan Kaelan merasakan sesuatu masuk—kehangatan, tapi juga… kegembiraan? Lyra Junior menyukai apinya. Dia senang mempelajarinya.

[ECHO DETECTED: LYRA’S JOY OF LEARNING]
[INTENSITY: LOW]
[DURATION: ESTIMATED 10 MINUTES]

Itu… tidak buruk. Echo yang positif. Kaelan merasa sedikit lebih bahagia, lebih penasaran.

“Bagus!” kata Archmage Lyra. “Sekarang, coba kontrol echo itu. Fokus pada dirimu sendiri. Ingat siapa kamu.”

Kaelan menutup mata, berkonsentrasi. Aku Kaelan. Dari Oakhaven. Ini bukan perasaanku. Echo itu memudar sedikit, tapi tidak hilang sepenuhnya.

“Echo akan selalu ada,” kata Archmage. “Tapi kau bisa belajar mengurangi intensitasnya. Sekarang, coba Lyra.”

Lyra Junior mengangkat tangan lagi, api biru muncul. “Coba lagi. Tapi kali ini, coba serap lebih banyak.”

Kaelan menyentuh lagi, menarik lebih kuat.

[PARTIAL ABSORPTION: 60%]
[ECHO INTENSITY: MEDIUM]

Lebih banyak kegembiraan masuk. Tapi juga… frustrasi. Lyra Junior frustrasi karena tidak bisa maju ke [ELEMENTAL MASTER]. Dia merasa tertinggal.

Kaelan merasakan itu—frustrasi yang bukan miliknya. Dia berkonsentrasi lagi, memisahkan perasaannya dari echo.

“Lebih sulit,” katanya.

“Ya. Semakin banyak kau serap, semakin kuat echo.” Archmage mengangguk. “Sekarang, coba simpan kemampuan itu. Aktifkan slot kosongmu.”

Kaelan berkonsentrasi. Dia merasakan kemampuan api di dalamnya, kecil tapi ada. Dia mencoba memindahkannya ke slot penyimpanan.

[MINOR FLAME CONTROL STORED]
[ACTIVE SLOTS: 1/2 (EMPTY, EMPTY)]
[STORED SYSTEMS: RAPID DIGESTION, MINOR FLAME CONTROL]

“Bagus!” kata Lyra Junior. “Sekarang coba gunakan.”

Kaelan mengangkat tangan, mencoba membuat api. Tidak terjadi apa-apa.

“Kau harus mengaktifkannya dulu,” kata Archmage. “Pindahkan dari penyimpanan ke slot aktif.”

Kaelan berkonsentrasi lagi. Dia “mematikan” slot kosong (tidak ada yang dimatikan), lalu mengisi dengan [MINOR FLAME CONTROL].

[ACTIVE SYSTEM: MINOR FLAME CONTROL]
[EFFECT: CREATE SMALL FLAMES, CONTROL EXISTING FIRE]

Dia mengangkat tangan, dan api kecil—bukan biru, tapi oranye biasa—muncul di telapaknya. Kecil, goyah, tapi ada.

“Hebat!” kata Lyra Junior. “Pertama kali selalu sulit.”

Tapi Kaelan merasakan sesuatu. Echo Lyra Junior masih ada, tapi sekarang bercampur dengan… sesuatu dari kemampuan api itu sendiri. Seperti memori api. Bukan memori manusia, tapi memori elemen.

[ECHO LAYER DETECTED: ELEMENTAL MEMORY]
[CONTENT: BIRTH OF STARS, ANCIENT VOLCANOES, FIRST CAMPFIRES]

Itu terlalu banyak. Kaelan pusing, api di tangannya padam.

“Terlalu cepat,” kata Archmage. “Istirahat.”

Kaelan duduk di bangku, menarik napas. Echo-echo itu perlahan memudar, tapi meninggalkan rasa… kewalahan.

“Bagian tersulit dari [DESTINY ABSORBER] bukan menyerap,” kata Archmage. “Tapi menahan apa yang kau serap. Setiap Sistem memiliki sejarah. Memori. Dan kau mendapatkan semuanya.”

Thorne, yang diam sejauh ini, berbicara. Suaranya halus, hampir berbisik. “Coba dengan milikku. [SHADOW STEP]. Tapi hati-hati. Echo-ku… gelap.”

Kaelan melihat Archmage, yang mengangguk. “Hanya sentuhan. Jangan serap.”

Thorne mendekat, dan untuk pertama kalinya, Kaelan melihat wajahnya—biasa, tapi matanya… tua. Seperti telah melihat terlalu banyak. “Sentuh bayanganku.”

Bayangan Thorne di lantai tampak lebih padat dari seharusnya. Kaelan menyentuhnya, dan… dingin. Sangat dingin.

[CONTACT: SHADOW ASPECT]
[ECHO DETECTED: MEMORIES OF HIDING, FEAR, ASSASSINATION]
[WARNING: TRAUMATIC CONTENT]

Kaelan menarik tangan. “Aku… tidak bisa.”

“Pintar,” kata Thorne, mundur. “Echo-ku bukan untuk pemula.”

Archmage mengangguk. “Cukup untuk hari ini. Kaelan, kau sudah belajar tiga hal: partial absorption, echo management, dan system switching. Besok kita lanjut dengan combat application.”

Mereka bubar. Lyra Junior tersenyum pada Kaelan. “Kau melakukannya dengan baik. Aku akan di sini besok jika kau butuh latihan lagi.”

“Terima kasih.”

Thorne hanya mengangguk, lalu menghilang—benar-benar menghilang, menjadi bayangan dan lenyap.

Archmage Lyra menepuk bahu Kaelan. “Pergilah, istirahat. Echo butuh waktu untuk settle.”

Kaelan kembali ke kamarnya. Dia merasa… penuh. Bukan secara fisik, tapi mental. Seperti ada terlalu banyak orang di kepalanya.

Dia berbaring, menutup mata. Mencoba meditasi seperti yang disarankan Archmage. Fokus pada napas. Pada dirinya sendiri.

Ini aku. Kaelan. Aku dari Oakhaven. Ayahku Eldric. Ibuku Mara. Adikku Liana.

Echo-echo itu perlahan tenang. Tapi tidak hilang. Mereka sekarang bagian dari latar belakang, seperti suara jauh.

[SKILL UNLOCKED: BASIC ECHO MANAGEMENT]
[LEVEL: 1]
[EFFECT: REDUCE ECHO INTENSITY BY 15%]

Kemajuan.

Dia duduk, melihat tangannya. Mencoba api lagi. Api kecil muncul, lebih stabil kali ini. Dia bisa merasakan “keinginan” api—ingin membakar, ingin tumbuh. Tapi itu bukan keinginannya. Itu echo elemental.

Dia mematikan api, lalu mencoba telekinesis kecil. Mengangkat cangkir. Kali ini lebih mudah.

[MINOR TELEKINESIS: LEVEL 1 → LEVEL 2]
[EFFECT: LIFT UP TO 2KG, CONTROL IMPROVED]

Latihan membantu. Semuanya membantu.

Ada ketukan di pintu. Kaelan membukanya, dan Elara berdiri di sana, mengenakan gaun sederhana tapi elegan. “Hai. Boleh masuk?”

“Tentu.”

Elara masuk, duduk di kursi. “Aku dengar latihanmu berjalan baik.”

“Bagaimana kau tahu?”

“[HEART READER]. Aku merasakan… pencampuran. Banyak perasaan di dalammu.” Elara tersenyum. “Tapi kau mengelolanya dengan baik.”

“Barely.” Kaelan duduk di tempat tidur. “Apa kabar dengan ayahmu?”

“Raja marah. Tapi bukan padaku—pada Malakar. Dia mengirim pasukan ke Frozen North untuk cari Icepeak Citadel.” Elara berhenti. “Dan… dia ingin bertemu denganmu.”

Kaelan kaget. “Raja? Mau bertemu aku?”

“Ya. Besok. Audience pribadi.” Elara melihatnya. “Jangan khawatir. Ayahku… dia fair. Dia akan melihat nilaimu.”

Tapi Kaelan khawatir. Bertemu raja? Dia anak desa, outcast. Apa yang harus dia katakan?

“Ada lagi,” kata Elara. “Aku minta izin untuk kembali ke Oakhaven. Untuk memperingatkan mereka tentang Voidlings.”

Kaelan duduk tegak. “Kau akan—”

“Kita akan. Jika kau mau.” Elara menatapnya. “Kau ingin lihat ayahmu lagi, kan?”

Ya. Sangat. Tapi… “Aku diusir. Hukum desa—”

“Hukum kerajaan mengatasi hukum desa.” Elara tersenyum. “Dan sebagai putri, aku bisa memberikan pengampunan kerajaan. Kau bisa kembali sebagai pahlawan, bukan outcast.”

Itu… itu yang dia inginkan. Tapi sekarang, setelah mulai pelatihan, setelah menemukan tujuan… apakah dia siap kembali?

“Pikirkan,” kata Elara, berdiri. “Audience besok jam 10. Setelah itu, kita bisa bicara lagi.”

Dia pergi, meninggalkan Kaelan dengan pikirannya.

Kembali ke Oakhaven. Melihat ayahnya. Mungkin memperbaiki hubungan dengan desa.

Tapi juga: meninggalkan Institute. Menghentikan pelatihan. Dan menghadapi kemungkinan Voidlings sudah sampai sana.

Dia melihat interface-nya. Level 3. Dua slot aktif. Beberapa skill.

Apakah dia cukup kuat? Apakah dia siap?

[NEW QUEST: RETURN TO OAKHAVEN]
[OBJECTIVE: WARN VILLAGE OF VOIDLING THREAT]
[REWARD: VILLAGE ALLY, PERSONAL CLOSURE]
[WARNING: POSSIBLE VOIDLING PRESENCE]

Dia harus pergi. Tidak peduli risikonya. Ayahnya ada di sana.

Tapi pertama, audience dengan raja. Dan lebih banyak latihan.

Dia berbaring lagi, menutup mata. Echo-echo masih ada, tapi sekarang dia bisa mengidentifikasi mereka: kegembiraan Lyra Junior, memori api, bayangan Thorne.

Mereka bagian dari dirinya sekarang. Tapi tidak mendefinisikannya.

Dia adalah Kaelan. Destiny Absorber. Dan besok, dia akan bertemu raja.

Langkah berikutnya dalam perjalanannya.


[END OF CHAPTER 7]
[WORD COUNT: 1,760]
[NEXT: BAB 8 – AUDIENCE DENGAN RAJA]