Bab 6: Ujian Lembah Spirit Beast

Ukuran:
Tema:

Fajar di hari ujian, lapangan utama Sekte Pedang Naga dipenuhi ketegangan. Lima puluh disciple—campuran disciple luar yang breakthrough seperti Lin Feng dan disciple dalam junior—berkumpul untuk ujian kenaikan pangkat.

Elder Liu berdiri di podium tinggi, di sampingnya beberapa elder lain termasuk Elder Wu yang dikenal tegas.

“Ujian Lembah Spirit Beast!” suara Elder Liu bergema. “Tiga hari di lembah, tiga tugas: kumpulkan sepuluh Spirit Grass, ambil inti monster tingkat rendah, dan bertahan hidup!”

Lin Feng berdiri di barisan belakang, mengamati peserta lain. Banyak yang sudah Qi Condensation Middle Stage, bahkan beberapa Peak Stage. Dia termasuk yang terlemah cultivation-nya.

“Sistem, scan peserta berpotensi bahaya.”

[Scanning…]
[High-threat participants: 3]
[Zhang Wei: Qi Condensation Middle Stage – Hostile]
[Li Xuan: Qi Condensation Peak Stage – Neutral]
[Wang Chao: Qi Condensation Middle Stage – Unknown]

Zhang Wei menatapnya dengan tatapan menantang. “Jangan harap lolos, Lin Feng. Lembah itu bukan untuk orang sepertimu.”

Lin Feng mengabaikannya. Perhatiannya tertuju pada peta lembah yang dibagikan—area berbahaya ditandai merah, termasuk “Gua Serigala Bayangan” dan “Rawa Beracun”.

“Peringatan!” Elder Wu mengangkat suara. “Bekerja sama diperbolehkan, tapi ingat—hanya dua puluh yang akan lulus. Peringkat berdasarkan poin: Spirit Grass (5 poin), monster core (10 poin), bonus survival (20 poin).”

Hanya 40% yang lolos. Kompetisi akan ketat.

Mereka diberkan tas kecil berisi perlengkapan dasar: pisau, obat luka, tiga hari makanan, dan peluit darurat. Menggunakan peluit berarti menyerah.

Perjalanan ke Lembah Spirit Beast memakan waktu setengah hari. Lembah itu terletak di antara dua gunung, dikelilingi formasi batuan aneh yang konon dibuat elder sekte untuk membatasi monster kuat keluar.

“Waktu mulai sekarang!” teriak Elder Liu saat mereka memasuki lembah. “Bertemu lagi di sini dalam tiga hari!”

Lin Feng tidak langsung masuk seperti kebanyakan yang bergegas. Dia duduk di pinggir, mengamati pola pergerakan peserta lain.

“System, buat peta heat signature sementara.”

[Creating temporary map…]
[Participants spreading along eastern valley]
[Spirit Grass concentration: Higher in northern area]
[Monster activity: Higher near water sources]

Strategi jelas—hindari kerumunan di timur, cari Spirit Grass di utara dulu, lalu monster dekat sungai.

Dia memilih rute menyusuri tebing utara. Medan lebih sulit tapi lebih sepi. Setelah berjalan satu jam, dia menemukan pertama—Spirit Grass kecil bersinar lembut di celah batu.

[Target: Green Spirit Grass – Low Grade]
[Qi Content: Minimal]
[Template Acquisition: Possible]

Template tanaman? Belum pernah dicoba. “System, coba aquire template.”

[Biological sample acquired: Green Spirit Grass]
[Template stored: Plant-type template available]
[New category: Flora templates]

Menarik! Tapi untuk apa template tanaman? Mungkin untuk cultivation enhancement.

Dia mengumpulkan sepuluh Spirit Grass dalam dua jam—separuh tugas pertama selesai. Tapi yang berkualitas tinggi sulit ditemukan.

Saat mencari yang kesebelas untuk cadangan, dia mendengar suara pertarungan dari bawah tebing. Melongkor, dia melihat Zhang Wei bertarung dengan dua disciple lain—memperebutkan Spirit Grass langka.

“Serahkan grassnya!” teriak Zhang Wei, pedangnya berkilat.

Lin Feng diam-diam mengamati. Zhang Wei memang kuat, tapi dua lawannya bekerja sama baik. Pertarungan seimbang.

Tapi kemudian sesuatu yang aneh—Zhang Wei tiba-tiba menghilang dalam bayangan, muncul di belakang salah satu lawan. Teknik yang mirip Shadow Wolf!

“System, analisis teknik Zhang Wei.”

[Analysis: Shadow Step technique]
[Similarity to Shadow Wolf template: 78%]
[Conclusion: Zhang Wei may have monster-related ability]

Mencurigakan. Mungkin Zhang Wei juga punya keunikan sendiri.

Lin Feng memutuskan tidak ikut campur. Dia melanjutkan ke sungai untuk tugas kedua—monster core.

Sungai itu indah tapi berbahaya. Monster air berkeliaran, dan dia melihat beberapa peserta sudah bertarung dengan buaya sungai bercahaya.

[Target: River Glow Crocodile – Monster Beast Low Grade]
[Duplication Available: Yes]
[Required Qi: 60 units]
[Abilities: Water adaptation, strong bite, glow distraction]

Terlalu kuat untuk sekarang. Dia butuh strategi.

Dia ingat pelajaran biologi dari dunia modern—predator sering memiliki pola perilaku tetap. Dengan eagle vision, dia mengamati pergerakan buaya dari jarak aman.

“System, analisis pola serangan River Glow Crocodile.”

[Analysis complete: Attacks in three-pattern sequence]
[Pattern 1: Glow burst to distract]
[Pattern 2: Rapid charge]
[Pattern 3: Tail sweep]
[Weakness: Slow turn after full sequence]

Sempurna! Dia bisa memanfaatkan kelemahan itu.

Dia memancing satu buaya kecil dengan melemparkan ikan mati. Saat buaya mendekat, dia menggunakan kombinasi template.

“Duplikasi parsial: Eagle vision + Rabbit agility.”

Dunia melambat. Saat buaya menyelesaikan serangan ketiga dan berputar lambat, Lin Feng bergerak cepat—bukan menyerang tubuh berkulit tebal, tapi mata yang rentan dengan pisau kecil.

Tepat! Buaya menjerit kesakitan, tapi belum mati. Lin Feng menggunakan kesempatan—tusukan tepat di bawah rahang, titik lemah yang dia baca di buku anatomi monster.

Buaya akhirnya kolaps. Dengan hati-hati, dia mengambil monster core kecil berwarna biru dari kepalanya.

[Monster Core acquired: Water Attribute Low Grade]
[Qi content: Moderate]
[Template acquisition: Biological sample obtained]

Satu tugas selesai. Tapi sudah sore—hari pertama hampir berakhir.

Dia mencari tempat bermalam yang aman—gua kecil di tebing. Sebelum gelap, dia mengumpulkan kayu dan membuat perangkap sederhana di pintu masuk.

Malam di lembah menyeramkan. Suara monster malam bergema, dan hawa dingin menusuk. Tapi Lin Feng punya keuntungan—dengan Qi Condensation, dia bisa meditasi untuk tetap hangat.

Saat meditasi, dia mencoba sesuatu baru: menggunakan template tanaman untuk cultivation.

“Duplikasi parsial: Green Spirit Grass Qi enhancement.”

[Plant template activated]
[Qi absorption increased by 15%]
[Duration: 2 hours]

Bekerja! Template tanaman memang untuk cultivation support.

Tengah malam, sesuatu membangunkan—suara langkah kaki dekat guanya. Bukan monster, tapi manusia.

“Ada orang di sini,” bisik suara familiar. Zhang Wei!

Lin Feng diam, menggunakan shadow blend dari template Shadow Wolf parsial untuk menyamar dalam kegelapan.

“Kosong,” kata orang kedua. “Ayo cari Lin Feng. Aku lihat dia ke arah sini.”

Mereka mencari dia? Kenapa?

Setelah mereka pergi, Lin Feng berpikir. Zhang Wei memang bermusuhan, tapi kenapa mencarinya secara khusus malam ini?

Hari kedua dimulai dengan insiden. Saat mencari monster kedua, Lin Feng melihat pertarungan tidak seimbang—tiga disciple mengepung satu disciple perempuan yang sudah terluka.

“Serahkan core-mu, Luo Yan!” teriak salah satu penyerang.

Luo Yan—disciple dalam yang pernah dia lihat di perpustakaan. Dia memegang core berkilauan, mungkin dari monster langka.

Lin Feng biasanya menghindari konflik, tapi sesuatu dalam dirinya memberontak. Mungkin ingatan dari dunia modern tentang ketidakadilan.

“System, analisis situasi.”

[Three attackers: Qi Condensation Middle Stage]
[Luo Yan: Qi Condensation Initial Stage, injured]
[Intervention success probability: 45%]
[Recommended: Surprise attack + distraction]

45% rendah, tapi bisa ditingkatkan dengan strategi.

Dia mengambil risiko. Mengumpulkan daun kering, membuat suara dari arah berlawanan. Saat tiga penyerang menengok, dia bergerak cepat.

“Duplikasi penuh: Swift Ant!” Butuh 30 Qi, tapi sepadan.

Dengan kekuatan dan kecepatan meningkat, dia menyergap dari belakang. Pukulan tepat di titik tekanan, melumpuhkan satu penyerang sebelum mereka sadar.

“Dia punya teman!” teriak penyerang kedua.

Tapi Lin Feng sudah menghilang kembali ke hutan, menggunakan shadow blend. Perang psikologis—musuh takut yang tidak terlihat.

Setelah beberapa serangan mendadak, dua penyerang tersisa frustasi dan mundur, membawa teman yang lumpuh.

Luo Yan melihatnya dengan takjub. “Kau… disciple luar?”

“Lin Feng,” perkenalkan diri singkat. “Kau baik-baik?”

“Terima kasih,” katanya, masih terengah. “Mereka ingin mencuri Thunder Lizard coreku.” Dia menunjukkan core kuning berkilat. “Aku tidak akan bisa menang sendiri.”

“Kenapa kau membantuku?” tanyanya kemudian. “Kita tidak kenal.”

Lin Feng mengangkat bahu. “Tampaknya tidak adil.”

Mereka berpisah setelah Luo Yan memberikan satu Spirit Grass langka sebagai terima kasih. Tapi sebelum pergi, dia memberi peringatan: “Hati-hati dengan Zhang Wei. Dia menyebar rumor kau curang dalam ujian.”

Jadi itu alasannya! Zhang Wei mencoba mengumpulkan peserta lain melawannya.

Hari kedua berlanjut dengan lebih hati-hati. Lin Feng menyelesaikan tugas monster core kedua, tapi menghindari konflik sebisa mungkin.

Sore hari, dia menemukan sesuatu yang tidak terduga—jejak besar seperti cakar naga di lumpur. Jejak itu memancarkan aura Qi kuat.

[Analysis: Ancient creature traces]
[Estimated level: High-grade Monster Beast]
[Danger: Extreme]
[Recommendation: Avoid]

Tapi rasa ingin tahu programmer-nya tergugah. Jejak mengarah ke gua tersembunyi di balik air terjun.

Dengan hati-hati, dia menyusuri jejak. Di balik air terjun, gua besar terbuka. Dan di dalam… bukan monster hidup, tapi kerangka raksasa!

[Target: Ancient Dragon Skeleton – Deceased]
[Qi residue: Extremely high]
[Template Acquisition: Possible from remains]
**[Warning: High-level energy detected]]

Naga! Template naga! Meski hanya kerangka, energinya masih sangat kuat.

Tapi saat dia mendekat, suara dari belakang: “Berhenti!”

Zhang Wei dan empat disciple lain berdiri di pintu gua. Wajah Zhang Wei penuh kemenangan.

“Aku tahu kau akan tertarik dengan tempat seperti ini, Lin Feng,” katanya. “Sekarang serahkan semua core dan grass-mu, atau kami akan memaksamu.”

Lima lawan satu. Situasi sangat buruk.

Tapi Lin Feng sudah mempersiapkan untuk kemungkinan seperti ini. Selama dua hari, dia tidak hanya mengumpulkan tugas, tapi juga mempelajari lingkungan.

“System, aktivasi rencana darurat.”

[Emergency Plan: Waterfall Ambush]
[Step 1: Lure to specific position]
[Step 2: Use waterfall current]
[Step 3: Escape through underwater tunnel]

Lin Feng pura-pura takut, mundur ke dalam gua. “Jangan sakiti aku! Aku akan berikan.”

Saat Zhang Wei dan kelompoknya mendekat dengan percaya diri, Lin Feng tiba-tiba melemparkan sesuatu—bubuk dari tanaman khusus yang dia kumpulkan, menciptakan kabut tebal.

Lalu, dengan precise throw, dia memukul formasi batuan tertentu di langit-langit—menyebabkan batu runtuh menghalangi pintu keluar.

“Bodoh! Kau mengurung dirimu sendiri!” teriak Zhang Wei.

Tapi Lin Feng sudah menghilang—melompat ke kolam dalam di gua, menyelam ke terowongan bawah air yang dia deteksi dengan eagle vision sebelumnya.

Dia muncul di sungai di bawah air terjun, bebas dari kepungan. Zhang Wei dan kelompoknya terjebak di gua—setidaknya untuk sementara.

Hari ketiga, Lin Feng fokus menyelesaikan tugas. Dia sudah punya cukup Spirit Grass dan monster core, tapi ingin lebih untuk peringkat tinggi.

Saat matahari mulai turun, dia kembali ke titik kumpul. Banyak peserta sudah kembali—beberapa luka-luka, beberapa gagal dan menggunakan peluit.

Zhang Wei dan kelompoknya akhirnya keluar dari gua, tapi terlambat—mereka tidak menyelesaikan semua tugas.

Pengumuman hasil. Lin Feng mendapat peringkat 15 dari 50—cukup untuk lulus! Zhang Wei peringkat 21—gagal!

Wajah Zhang Wei merah marah. “Dia curang! Dia menjebak kami di gua!”

Tapi Elder Liu mengangkat tangan. “Strategi dan kecerdasan adalah bagian dari ujian. Lin Feng lolos dengan sah.”

Malam itu, di asrama baru sebagai disciple dalam, Lin Feng merenung. Dia berhasil, tapi ada hal lebih penting—kerangka naga di gua. Itu bisa menjadi kunci kekuatan besar.

Dan template yang dia dapat dari kerangka itu…

[New Template: Ancient Dragon (Skeletal)]
[Abilities: Dragon威压 (pressure), elemental resistance, bone strengthening]
[Qi requirement: 300 units (currently unavailable)]

Suatu hari, ketika cultivation-nya cukup tinggi… template naga akan menjadi senjatanya.

Tapi untuk sekarang, dia punya akses baru—perpustakaan lengkap, pelajaran tinggi, dan mungkin… jawaban tentang asal usul sistem duplikasinya.

Perjalanan terus berlanjut, dan setiap langkah membawanya lebih dekat ke kebenaran—tentang dunia ini, tentang dirinya, dan tentang kemampuan yang bisa mengubah segalanya.