Bab 8: Warisan Sage Ming Yue

Ukuran:
Tema:

Bayangan cahaya di depan Lin Feng memiliki wujud seorang lelaki tua berjanggut panjang, matanya memancarkan kebijaksanaan ribuan tahun. Aura-nya begitu agung namun menenangkan, membuat Lin Feng secara instingtif ingin bersujud.

“Bangunlah, Pewaris Terpilih,” suara Sage Ming Yue bergema dalam pikiran Lin Feng, bukan melalui telinga. “Kita tidak punya banyak waktu. Sisa jiwaku hanya bisa bertahan beberapa jam saja.”

Lin Feng bangun, masih sedikit terpana. “Anda… Sage Ming Yue? Masih hidup?”

“Hanya fragmen kesadaran yang tertinggal,” jawab bayangan itu. “Aku meninggalkan warisanku untukmu, yang ditakdirkan membawa Seni Duplikasi Jiwa ke puncaknya.”

Sage Ming Yue mengangkat tangan, dan buku di pedestal terbuka dengan sendirinya. Halaman-halaman berkilauan, menunjukkan tulisan yang lebih detail dari buku di perpustakaan.

“Seni Duplikasi Jiwa bukan sekadar teknik cultivation,” mulai Sage Ming Yue. “Ini adalah jalan untuk memahami hakikat kehidupan itu sendiri. Setiap makhluk, dari semut hingga naga, membawa cetak biru kosmik yang unik.”

Lin Feng mendengarkan dengan saksama, programmer dalam dirinya mencatat setiap informasi seperti kode penting.

“Kemampuanmu bereinkarnasi dengan memori utuh bukan kebetulan,” lanjut Sage Ming Yue. “Dunia asalmu—dunia tanpa Qi tapi dengan teknologi tinggi—memberimu perspektif unik yang dibutuhkan.”

“Kenapa saya?” tanya Lin Feng. “Kenapa memilih saya?”

“Karena hanya jiwa yang telah mengalami ‘kematian sistem’ yang bisa memahami batasan dan potensi duplikasi,” jelas Sage Ming Yue. “Dunia asalmu yang bergantung pada replikasi digital—komputer, internet, AI—telah mempersiapkan jiwamu untuk konsep ini.”

Itu masuk akal. Sebagai programmer, dia memang terbiasa dengan konsep copying, duplication, dan system analysis.

“Sekarang, pelajaran pertama warisanku,” kata Sage Ming Yue serius. “Duplikasi Jiwa sejati.”

Bayangan itu mengangkat tangan, dan energi mengalir dari buku ke Lin Feng. Bukan hanya pengetahuan, tapi pengalaman langsung.

[Receiving Sage Ming Yue’s legacy…]
[Soul Duplication System upgrading…]
[Version 2.0 activated!]

Perubahan drastis! Interface sistem menjadi lebih detail, dengan statistik dan fitur baru.

[Soul Duplication System v2.0]
[User: Lin Feng – Chosen Inheritor]
[Cultivation: Qi Condensation Realm (Initial Stage)]
[Qi: 180/180 (Liquid)]
[Soul Strength: 150/150 (Protected)]
[Duplication Slots: 3/3]
[Template Storage: 50 slots available]
[New Features: Soul Analysis, Template Fusion Advanced, Memory Extraction]

“Soul Strength”? Itu baru. Dan Memory Extraction?

“Soul Strength adalah pertahanan jiwamu terhadap efek samping duplikasi,” jelaskan Sage Ming Yue seolah membaca pikirannya. “Dengan Seal of Soul Protection yang kau pelajari, itu meningkat.”

“Memory Extraction memungkinkanmu tidak hanya menduplikasi kemampuan, tapi juga memori dan pengalaman makhluk target.”

Itu revolusioner! Bayangkan belajar teknik langsung dari memori master!

“Tapi hati-hati,” peringat Sage Ming Yue. “Memory extraction berisiko tinggi. Jiwa bisa kewalahan oleh memori asing.”

Selama beberapa jam berikutnya, Sage Ming Yue mengajarkan teknik-teknik lanjutan. Cara menduplikasi multiple templates sekaligus, cara membuat “template composite” yang permanen, bahkan dasar-dasar duplikasi konsep abstrak.

“Untuk Tahap 3—Duplikasi Makhluk Legenda—kau butuh setidaknya Foundation Establishment Realm,” kata Sage Ming Yue. “Tapi dengan warisanku, kau bisa memulai persiapan sekarang.”

Dia menunjukkan metode untuk “pre-duplication”—menyiapkan jiwa untuk template tingkat tinggi sebelum cultivation cukup.

“Sekarang, ujian terakhir,” kata Sage Ming Yue tiba-tiba. “Duplikasi fragmen jiwaku.”

Lin Feng terkejut. “Tapi Anda akan…”

“Habis? Ya. Tapi lebih baik jiwaku hidup dalam warisanku daripada lenyap sia-sia.” Sage Ming Yue tersenyum. “Ini adalah kehormatan terakhirku.”

Dengan berat hati, Lin Feng mengaktifkan sistem baru. “Soul Analysis: Sage Ming Yue.”

[Target: Sage Ming Yue (Soul Fragment)]
[Soul Rank: Emperor Level (Degraded)]
[Knowledge: Supreme]
[Abilities: Soul Duplication Mastery, Space-Time Comprehension]
[Duplication Possible: Partial (Memory/Knowledge only)]
[Qi Required: 200 units (Insufficient)]
[Soul Strength Required: 200 units (Insufficient)]

Dia belum cukup kuat! Tapi Sage Ming Yue sudah mengantisipasi.

“Gunakan grotto’s energy,” bisiknya. “Crystal-crystal ini menyimpan energi 3000 tahun.”

Lin Feng cepat duduk, mulai menyerap energi dari crystal sekitar. Qi-nya melonjak—200… 250… 300! Soul Strength-nya juga meningkat.

“Sekarang! Duplikasi parsial: Sage Ming Yue’s knowledge!”

[Partial duplication: Sage’s Knowledge]
[Qi cost: 250 units]
[Soul Strength cost: 200 units]
[Acquiring: Soul Duplication mastery, ancient secrets, cultivation insights]

Gelombang pengetahuan membanjiri pikiran Lin Feng. Ribuan tahun pengalaman, rahasia cultivation kuno, teknik-teknik yang sudah hilang. Kepalanya seperti akan meledak, tapi Seal of Soul Protection menahan kerusakan.

Ketika proses selesai, Sage Ming Yue sudah hampir transparan.

“Warisan ku sekarang milikmu,” bisiknya hampir tak terdengar. “Gunakanlah untuk kebaikan… dan waspada…”

“Waspada apa?” tanya Lin Feng cepat.

“Organisasi… Penjaga Keseimbangan… mereka yang membunuhku… menganggap Seni Duplikasi Jiwa terlalu berbahaya…”

Bayangan itu menghilang sepenuhnya. Sage Ming Yue benar-benar lenyap, meninggalkan hanya buku dan crystal yang mulai memudar.

Lin Feng berdiri lama di grotto yang sekarang sepi. Warisan berat sekarang di pundaknya. Tidak hanya teknik, tapi juga musuh yang bisa membunuh sage legendaris.

Dia mengambil buku warisan—”Lengkapi Seni Duplikasi Jiwa” judulnya. Buku ini lebih dari instruksi; ini adalah catatan perjalanan Sage Ming Yue, termasuk kegagalan dan peringatan.

Saat akan keluar, dia melihat sesuatu di lantai—sebuah medali kecil dengan simbol naga dan phoenix bersatu.

[Artifact detected: Soul Guardian Medallion]
[Effect: Protects soul from external corruption]
[Grade: Heaven Level]

Hadiah terakhir Sage Ming Yue. Lin Feng memakainya, merasakan perlindungan tambahan pada jiwanya.

Perjalanan kembali ke sekte diisi dengan perenungan. Dengan warisan ini, tanggung jawabnya lebih besar. Dia bukan lagi sekadar disciple yang ingin kuat, tapi penerus seni kuno yang bisa mengubah dunia.

Tapi juga target Organisasi Penjaga Keseimbangan—entitas yang cukup kuat untuk membunuh sage.

Dua hari sebelum sampai sekte, dia bertemu masalah. Sekelompok cultivator dengan jubah abu-abu menghadang di jalan.

“Lin Feng dari Sekte Pedang Naga?” tanya pemimpin mereka. “Kami dari Penjaga Keseimbangan. Kami tahu kau mengunjungi grotto terlarang.”

Mereka sudah tahu! Bagaimana?

“Kami mengawasi semua lokasi warisan Sage Ming Yue,” lanjut pemimpin itu. “Serahkan buku dan medalionnya, atau kami akan mengambil paksa.”

Lin Feng menganalisis cepat. Tiga cultivator—semua setidaknya Qi Condensation Peak Stage, mungkin satu Foundation Establishment Initial.

Melawan tidak mungkin. Lari? Medan terbuka, sulit.

Tapi dia punya senjata baru—pengetahuan Sage Ming Yue.

“System, analisis kemampuan Penjaga Keseimbangan.”

[Analysis: Specialized in soul suppression techniques]
[Weakness: Over-reliance on formation arrays]
[Recommended: Disrupt their formation with spatial distortion]

Spatial distortion? Itu teknik tinggi! Tapi dalam pengetahuan warisan, ada dasar-dasarnya.

Dia mengambil risiko. Mengumpulkan Qi, dia menggambar simbol di udara dengan jari—teknik spatial basic dari warisan.

“Ruang… bengkokkan!”

Energi spatial mengganggu formation mereka. Untuk sesaat, keseimbangan mereka goyah.

“Sekarang!” Lin Feng menggunakan kombinasi template tercepat—Swift Ant + Rabbit Agility + Eagle Vision.

Dia melesat seperti angin, meninggalkan mereka yang masih bingung. Tapi dia tahu—ini hanya penundaan. Mereka akan mengejarnya.

Sampai di sekte, dia langsung ke Elder Liu. Dia perlu perlindungan, dan mungkin… sekutu.

“Elder, saya dalam masalah besar.”

Dia menceritakan sebagian—menemukan grotto kuno, dapat warisan, tapi diincar organisasi misterius. Tidak mengungkap detail duplikasi jiwa.

Elder Liu mendengarkan dengan serius. “Penjaga Keseimbangan… aku dengar nama itu. Organisasi kuno yang mengawasi ‘ancaman terhadap keseimbangan dunia’.”

“Apakah mereka berbahaya?”

“Sangat. Tapi mereka biasanya tidak menyerang sekte besar tanpa alasan kuat.” Elder Liu berpikir. “Kau harus meningkatkan cultivation-mu cepat. Hanya dengan kekuatan cukup kau bisa aman.”

Itulah rencananya. Dengan warisan Sage Ming Yue, jalan cultivation-nya sekarang lebih jelas.

Malam itu, di kamar barunya yang lebih baik, Lin Feng mempelajari buku warisan. Bab pertama: “Seni Menyembunyikan Jiwa”—teknik untuk menyembunyikan aura duplikasinya dari deteksi.

Dia juga menemukan metode cultivation khusus untuk practitioner duplikasi—”Soul Expansion Technique” yang meningkatkan Soul Strength secara dramatis.

[New cultivation method: Soul Expansion]
[Effect: Increases Soul Strength capacity]
[Requirement: High Qi control]

Dia mulai berlatih segera. Dengan teknik baru ini, Soul Strength-nya meningkat pesat.

Tapi yang paling menarik: petunjuk tentang “Jiwa Kembar”. Tahap awal—membuat “shadow clone” yang memiliki 10% kekuatan asli. Itu bisa menjadi senjata taktis yang kuat.

Bulan-bulan berikutnya, Lin Feng berlatih dalam diam. Cultivation-nya meningkat stabil ke Qi Condensation Middle Stage. Tapi yang lebih penting—penguasaan Seni Duplikasi Jiwa meningkat drastis.

Dia bisa sekarang menduplikasi dua template sekaligus dengan stabil, bahkan mulai eksperimen dengan tiga template kombinasi.

Tapi ancaman Penjaga Keseimbangan selalu ada. Beberapa kali dia merasa diawasi, tapi sejauh ini mereka tidak menyerang langsung di wilayah sekte.

Mungkin mereka menunggu sesuatu. Atau mungkin… mereka ingin dia menjadi lebih kuat dulu sebelum mengambil tindakan?

Apapun rencana mereka, Lin Feng tahu satu hal: perlombaan waktunya sudah dimulai. Dia harus menjadi cukup kuat sebelum Penjaga Keseimbangan memutuskan untuk menghabisinya.

Dan dengan warisan sage legendaris, mungkin—hanya mungkin—dia bisa memenangkan perlombaan ini.

Perjalanan menuju puncak sekarang bukan hanya tentang kekuatan pribadi, tapi tentang memikul warisan kuno dan menghadapi musuh yang mengancam eksistensi seni yang dia wakili.

Tapi programmer dalam dirinya menyukai tantangan. Bagaimanapun, debugging sistem kompleks adalah spesialisasinya. Dan sekarang, sistem yang harus dia debug adalah takdirnya sendiri.