Bab 2: Bakat Bertahan di Kegelapan

Ukuran:
Tema:

Dasar Jurang Keputusasaan ternyata bukan hanya sebuah lubang dalam yang gelap. Seiring mata Lin Ming mulai menyesuaikan diri dengan cahaya remang-remang dari bulan purnama yang hanya bisa menembus sebagian kabut tebal di atas, ia mulai melihat bentuk-bentuk aneh di sekelilingnya. Tebing curam yang mengelilinginya ditutupi oleh vegetasi aneh—lumut bercahaya lemah berwarna biru kehijauan, tanaman merambat dengan daun seperti pisau, dan bunga-bunga aneh yang mengeluarkan aroma manis namun mencurigakan.

Lin Ming berdiri terhuyung-huyung, masih merasakan sisa-sisa rasa sakit dari tulang rusuknya yang baru saja direkatkan oleh sistem dengan cara yang ajaib. Ia mengulurkan tangan, menyentuh dinding tebing yang basah. Permukaannya dingin dan licin, ditutupi oleh lapisan lumut yang sama dengan yang baru saja ia salin bakatnya.

“Ketahanan Ekstrem,” gumamnya, merasakan perbedaan dalam tubuhnya. Lapar dan haus masih menghantuinya, tetapi sensasinya lebih tumpul, seolah tubuhnya belajar untuk menghemat energi.

Dengan pikiran yang fokus, ia kembali membuka antarmuka sistem. Panel biru kehijauan muncul di hadapannya, memberikan cahaya samar yang menerangi sekelilingnya dalam radius beberapa meter.

[Status Host] Lin Ming Umur: 16 Tahun Tingkat Kultivasi: Tidak Ada (Akar Spiritual Patah) Kesehatan: 50/100 Energi: 0/0 Kemampuan yang Disalin: Ketahanan Ekstrem (Tingkat F) Poin Replikasi: 9

Sembilan poin tersisa. Lin Ming harus menggunakannya dengan bijak. Ia mengalihkan pandangan ke sekeliling, mengaktifkan [Pemindai Replikasi]. Dunia kembali terlihat melalui filter biru. Kali ini, ia memindai dengan lebih teliti.

Di sebelah kirinya, sekitar sepuluh meter, ada sekumpulan jamur yang tumbuh di atas kayu lapuk. Di atas mereka mengambang tulisan: [Jamur Bioluminesen Gua] – [Bakat: Produksi Cahaya Alami] – [Tingkat: F] – [Biaya Replikasi: 2 Poin]. Di dekatnya, seekor serangga mirip kumbang dengan cangkang keras merayap di dinding tebing: [Kumbang Cangkang Batu] – [Bakat: Perlindungan Keraskulit] – [Tingkat: F] – [Biaya Replikasi: 3 Poin].

Lin Ming berjalan perlahan, kakinya masih goyah. Setiap langkah di tanah berbatu dasar jurang terasa menyakitkan, tetapi ia bertahan. Ia harus menemukan air dan makanan terlebih dahulu sebelum memikirkan replikasi lebih lanjut.

Selama dua jam berikutnya, Lin Ming menjelajahi bagian kecil dasar jurang. Tempat ini lebih luas dari yang ia bayangkan—mungkin selebar seratus meter dengan panjang yang tidak terlihat ujungnya di kedua arah. Di beberapa tempat, terdapat kubangan air yang tergenang dari rembesan tebing. Lin Ming mendekati salah satunya, waspada. Ia memindai air tersebut.

[Air Terkontaminasi Ringan] – [Bakat: Tidak Ada] – [Tingkat: N/A] – [Peringatan: Mengandung bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan infeksi.]

“System, bisakah aku mereplikasi kemampuan untuk menyaring racun atau melawan bakteri?” tanya Lin Ming dalam hati.

[Host dapat memindai mikroorganisme dalam air. Beberapa mungkin memiliki bakat bertahan dalam lingkungan beracun.]

Lin Ming mengangguk. Ia fokus pada air itu, meminta sistem untuk memindai detail lebih dalam. Antarmuka berubah, memperlihatkan gambar mikroskopis berbagai bakteri dan mikroba. Sebagian besar berwarna merah, menandakan berbahaya. Tetapi ada beberapa titik hijau.

[Bakteri Air Asam] – [Bakat: Ketahanan terhadap Logam Berat] – [Tingkat: F-] – [Biaya Replikasi: 1 Poin] [Alga Gua Purba] – [Bakat: Fotosintesis dengan Cahaya Minimal] – [Tingkat: F] – [Biaya Replikasi: 2 Poin]

Lin Ming mempertimbangkan. Ia perlu minum, tetapi air ini berbahaya. Menggunakan poin untuk mereplikasi bakat ketahanan terhadap racun mungkin bijaksana, tapi ia hanya punya 9 poin. Dan bakat bakteri itu spesifik untuk logam berat, bukan bakteri patogen.

“Tidak,” ia bergumam. “Aku harus menemukan air yang lebih aman.”

Ia terus berjalan, mengikuti dinding tebing. Tubuhnya mulai lelah, tetapi bakat Ketahanan Ekstrem membantunya bertahan lebih lama dari yang seharusnya. Setelah berjalan sekitar lima ratus meter, ia menemukan sesuatu yang menarik—sebuah aliran air kecil yang mengalir dari celah tebing, membentuk genangan kecil yang jernih.

Lin Ming memindainya.

[Air Segar Aliran Bawah Tanah] – [Bakat: Tidak Ada] – [Tingkat: N/A] – [Analisis: Aman untuk dikonsumsi.]

Dengan lega, Lin Ming langsung merebahkan diri di tepi genangan dan minum dengan rakus. Airnya dingin dan menyegarkan, mengalir melalui tenggorokannya seperti obat kehidupan. Setelah puas minum, ia duduk bersandar di tebing, memandang sekeliling.

Di genangan air itu, ia melihat sesuatu bergerak. Ikan kecil, sepanjang jari, berwarna pucat hampir transparan. Lin Ming mengaktifkan pemindai.

[Ikan Gua Buta] – [Bakat: Navigasi Ekolokasi] – [Tingkat: F+] – [Biaya Replikasi: 4 Poin] [Ikan Gua Buta] – [Bakat: Pendeteksian Getaran Air] – [Tingkat: F] – [Biaya Replikasi: 3 Poin]

Ekolokasi. Kemampuan untuk bernavigasi menggunakan suara. Itu bisa sangat berguna dalam kegelapan ini. Tapi 4 poin mahal. Lin Ming mempertimbangkan dengan hati-hati. Ia masih harus menemukan makanan, dan ikan ini mungkin bisa menjadi sumber nutrisi. Tapi membunuhnya untuk makanan berarti ia kehilangan kesempatan mereplikasi bakatnya.

“System, jika aku membunuh makhluk hidup, aku dapat Poin Replikasi. Berapa banyak yang akan aku dapatkan untuk ikan ini?”

[Perkiraan poin untuk makhluk tingkat F: 0.5-2 poin, tergantung kekuatan dan keunikan bakat.]

Jadi jika ia membunuh ikan itu, ia mungkin mendapat 1 atau 2 poin, tapi kehilangan kesempatan mereplikasi bakat seharga 4 poin. Tidak seimbang. Lebih baik ia mencari makanan lain dulu.

Lin Ming meninggalkan genangan air dan melanjutkan penjelajahan. Ia menemukan beberapa tanaman dengan buah beri kecil, tetapi setelah dipindai, sebagian besar beracun. Akhirnya, ia menemukan semak dengan buah seperti beri warna ungu tua yang aman dimakan. Ia memakannya dengan hati-hati—rasanya asam dan sedikit pahit, tetapi mengenyangkan.

Saat ia makan, mata sistemnya terus bekerja. Di sekelilingnya, ia melihat berbagai bakat yang bisa direplikasi:

[Tumbuhan Merambat Pemakan Serangga] – [Bakat: Pencernaan Asam Cepat] – [Tingkat: F] – [Biaya Replikasi: 2 Poin] [Burung Malam Kecil] – [Bakat: Penglihatan Malam Superior] – [Tingkat: F+] – [Biaya Replikasi: 5 Poin] [Keong Batu] – [Bakat: Pembuatan Cangkang Kalsium] – [Tingkat: F] – [Biaya Replikasi: 2 Poin]

Penglihatan malam tentu menarik, tapi 5 poin. Lin Ming melihat poinnya yang tinggal 9. Ia harus memilih dengan bijak.

“System, bisakah aku meningkatkan bakat yang sudah kusaliin? Misalnya, Ketahanan Ekstrem tingkat F menjadi tingkat E?”

[Bisa, Host. Peningkatan bakat membutuhkan Poin Replikasi dan pengalaman menggunakan bakat tersebut. Untuk meningkatkan dari F ke E, dibutuhkan minimal 5 Poin Replikasi dan pemahaman mendalam tentang bakat tersebut.]

Jadi mahal juga. Lin Ming memutuskan untuk tidak terburu-buru. Ia perlu memetakan kebutuhan prioritasnya: bertahan hidup terlebih dahulu, lalu meningkatkan kemampuan bertahan, baru kemudian kemampuan ofensif.

Ia memutuskan untuk mereplikasi bakat [Produksi Cahaya Alami] dari jamur bioluminesen. Dengan cahaya, ia bisa menjelajahi jurang lebih efektif di malam hari. Dan hanya 2 poin.

“System, replikasi bakat Produksi Cahaya Alami dari jamur itu.”

[Melakukan replikasi…] [2 Poin Replikasi dikonsumsi.] [Menyalin data bakat [Produksi Cahaya Alami]…] [Mengintegrasikan ke tubuh host…]

Sensasi aneh kali ini berbeda—seperti aliran dingin yang menyebar di bawah kulitnya, terutama di lengan dan dada. Lin Ming melihat tangannya, dan di kegelapan, ia mulai melihat cahaya samar biru kehijauan memancar dari pori-pori kulitnya. Cahayanya lembut, cukup untuk menerangi area sekitar satu meter.

[Bakat berhasil direplikasi. Integrasi selesai.] [Poin Replikasi tersisa: 7.]

Lin Ming menguji kemampuannya. Dengan konsentrasi, ia bisa mengontrol intensitas cahaya—membuatnya lebih terang atau lebih redup. Terang maksimalnya setara dengan lentera kecil, cukup untuk membaca dalam kegelapan. Ini sangat berguna.

Dengan cahaya dari tubuhnya sendiri, Lin Ming sekarang bisa menjelajah lebih leluasa. Ia memutuskan untuk mencari tempat berlindung untuk malam ini. Suhu di dasar jurang mulai turun drastis, dan ia hanya mengenakan pakaian pelayan yang sudah compang-camping.

Setelah berjalan sekitar satu jam, ia menemukan sebuah celah di dinding tebing—sebuah gua kecil dengan mulut selebar dua meter. Lin Ming mendekati dengan hati-hati, mengarahkan cahaya dari tangannya ke dalam. Gua itu tidak dalam, hanya sekitar lima meter, dengan langit-langit rendah. Tampaknya kosong.

Ia masuk, memeriksa setiap sudut. Tidak ada hewan besar yang menghuni. Hanya beberapa sarang laba-laba dan kotoran hewan kecil yang sudah kering. Ini cukup aman.

Lin Ming duduk di lantai gua yang dingin, bersandar di dinding. Di keheningan, pikiran-pikirannya mulai berdatangan. Zhang Hu, Wang Li, Zhao Gang. Sekte Pedang Awan. Semua penghinaan selama ini. Api balas dendam kembali menyala.

Tapi kali ini, ia memiliki rencana. Sistem Replikasi Absolut memberinya harapan. Jika ia bisa mereplikasi bakat dan kemampuan, suatu hari nanti ia akan kembali ke permukaan. Dan ketika itu terjadi…

“System,” bisiknya. “Tunjukkan padaku cara meningkatkan kekuatanku. Aku ingin bisa membalas dendam.”

[Host saat ini memiliki Akar Spiritual Patah. Untuk memulai kultivasi, Host perlu memperbaiki atau mengganti akar spiritual tersebut.]

“Bisakah sistem melakukannya?”

[Sistem dapat mereplikasi garis keturunan atau akar spiritual dari makhluk lain. Namun, akar spiritual tingkat tinggi membutuhkan biaya Poin Replikasi yang sangat besar. Akar spiritual tingkat F (paling rendah) membutuhkan minimal 50 Poin Replikasi.]

Lima puluh poin. Lin Ming saat ini hanya punya 7. Jalan masih sangat panjang.

“Adakah cara lain? Bisakah aku mereplikasi teknik bela diri tanpa energi spiritual?”

[Host dapat mereplikasi teknik fisik murni yang tidak membutuhkan energi spiritual. Namun, efektivitasnya terbatas tanpa energi untuk mendukungnya.]

Lin Ming menganggung. Jadi prioritasnya tetap harus mendapatkan akar spiritual yang berfungsi. Tapi untuk itu, ia butuh 50 poin. Artinya ia harus membunuh atau mengalahkan banyak makhluk, atau meningkatkan kultivasinya—yang tidak bisa ia lakukan tanpa akar spiritual. Sepertinya lingkaran setan.

Tiba-tiba, sistem memberikan notifikasi.

[Pencapaian terbuka: Selamat dari Kematian.] [Host telah berhasil bertahan hidup setelah jatuh dari tebing dan mengaktifkan sistem.] [Hadiah: 5 Poin Replikasi.]

[Pencapaian terbuka: Penjelajah Kegelapan.] [Host telah menjelajahi dasar jurang seluas 1 kilometer.] [Hadiah: 3 Poin Replikasi.]

Lin Ming tersenyum tipis. Jadi, pencapaian juga memberikan poin. Sekarang poinnya menjadi: 7 + 5 + 3 = 15 poin. Masih jauh dari 50, tapi ini awal yang baik.

[Poin Replikasi saat ini: 15.]

“System, apakah ada pencapaian lain yang bisa kuraih dalam waktu dekat?”

[Sistem menganalisis…] [Pencapaian yang mungkin: “Pemburu Pertama” – membunuh makhluk hidup pertama. Hadiah: 2-5 Poin.] [Pencapaian yang mungkin: “Pengumpul Bakat” – mereplikasi 5 bakat berbeda. Hadiah: 10 Poin.] [Pencapaian yang mungkin: “Pemulihan” – memulihkan kesehatan hingga 100%. Hadiah: 3 Poin.]

Lin Ming mempertimbangkan. Ia sudah mereplikasi 2 bakat. Butuh 3 lagi untuk pencapaian Pengumpul Bakat. Itu bisa memberinya 10 poin tambahan. Tapi setiap replikasi juga membutuhkan poin. Ia harus berhitung.

Dengan 15 poin saat ini, jika ia mereplikasi 3 bakat lagi dengan biaya rata-rata 2 poin per bakat, ia akan menghabiskan 6 poin, tersisa 9 poin. Tapi ia akan mendapatkan 10 poin dari pencapaian, jadi total menjadi 19 poin. Kemudian, jika ia membunuh seekor hewan untuk pencapaian Pemburu Pertama, katakanlah dapat 3 poin, maka total menjadi 22 poin. Masih setengah dari 50.

Perlu strategi yang lebih cerdas. Mungkin ia harus mencari makhluk dengan bakat berharga yang bisa memberinya keuntungan besar. Atau… menemukan cara untuk mendapatkan poin dalam jumlah besar.

Lin Ming berbaring di lantai gua, menatap langit-langit gua yang gelap. Tubuhnya lelah, tetapi pikirannya aktif. Ia harus merencanakan hari-hari ke depan dengan matang.

Keesokan harinya, Lin Ming bangun dengan tubuh yang masih sakit tetapi sudah jauh lebih baik. Kesehatannya sekarang sekitar 60/100 menurut sistem. Cahaya pagi menyaring dari atas, tapi hanya sedikit yang mencapai dasar jurang. Ia keluar dari gua dan mulai hari pertamanya dengan rencana yang jelas.

Pertama, ia perlu peta mental dasar jurang ini. Kedua, ia perlu menemukan sumber makanan yang stabil. Ketiga, ia perlu mengumpulkan poin sebanyak mungkin.

Sepanjang hari, Lin Ming menjelajahi area sekitar guanya. Ia menemukan bahwa dasar jurang ini memiliki ekosistem yang unik. Ada area dengan jamur yang bisa dimakan, ada aliran air kecil yang mengalir sepanjang jurang, dan ada berbagai hewan kecil—tikus gua, serangga besar, reptil kecil. Semuanya memiliki bakat-bakat menarik.

Hari itu, ia memutuskan untuk memburu seekor tikus gua yang ia lihat. Hewan itu tidak besar, panjangnya sekitar dua puluh sentimeter, dengan mata yang sudah beradaptasi dengan kegelapan. Lin Ming mengintainya dengan sabar, menggunakan bakat cahaya dari tubuhnya yang ia redupkan hingga hampir tidak terlihat.

Ketika tikus itu mendekat, mencari makanan di antara lumut, Lin Ming menerkam. Gerakannya kikuk—ia tidak punya pengalaman berburu—tapi ia berhasil menangkap tikus itu dengan tangan kosong. Hewan itu berontak, mencoba menggigit, tetapi Lin Ming menekannya ke tanah hingga tidak bergerak.

[Kemungkinan replikasi dari target: Tikus Gua Buta] [Bakat 1: Pendengaran Super Sensitif] – [Tingkat: F+] – [Biaya: 4 Poin] [Bakat 2: Gigi Tumbuh Cepat] – [Tingkat: F] – [Biaya: 2 Poin] [Bakat 3: Navigasi Magnetik] – [Tingkat: F] – [Biaya: 3 Poin]

Lin Ming mempertimbangkan. Pendengaran sensitif bisa berguna, tapi 4 poin. Gigi tumbuh cepat? Tidak terlalu berguna. Navigasi magnetik menarik—kemampuan merasakan medan magnet bumi untuk bernavigasi. Itu bisa membantunya tidak tersesat.

Tapi sebelum ia memutuskan, sistem memberikan pilihan lain.

[Host juga dapat memilih untuk membunuh target. Perkiraan Poin Replikasi yang didapat: 1-2 Poin.]

Lin Ming menghela napas. Ia butuh poin, tapi juga butuh bakat yang berguna. Akhirnya, ia memutuskan untuk membunuh tikus itu. Dengan heavy heart, ia memutar leher tikus itu. Ia merasa mual—ini pertama kalinya ia membunuh hewan untuk bertahan hidup.

[Tikus Gua Buta telah dikalahkan.] [Host mendapatkan: 1.5 Poin Replikasi.] [Pencapaian terbuka: Pemburu Pertama.] [Hadiah: 3 Poin Replikasi.]

[Poin Replikasi saat ini: 15 + 1.5 + 3 = 19.5 poin.]

Lin Ming melihat angka itu. Hampir 20 poin. Ia membawa bangkai tikus itu kembali ke gua. Dengan pisau batu yang ia buat dari pecahan batu tajam, ia menguliti dan membersihkan tikus itu. Ia tidak punya api, jadi ia harus memakannya mentah. Setelah beberapa saat mengumpulkan keberanian, ia menggigit dagingnya. Rasanya tidak enak, tapi ini protein yang ia butuhkan.

Sementara itu, kesehatan naik menjadi 65/100.

Hari-hari berikutnya, Lin Ming membangun rutinitas. Pagi hari, ia berburu atau mencari makanan. Siang hari, ia menjelajahi jurang, memetakan area. Malam hari, ia kembali ke gua, merencanakan langkah selanjutnya.

Pada hari kelima, ia telah mereplikasi dua bakat lagi: [Navigasi Magnetik] dari tikus lain (3 poin) dan [Pencernaan Asam Cepat] dari tumbuhan merambat pemakan serangga (2 poin). Kini total bakatnya: Ketahanan Ekstrem, Produksi Cahaya Alami, Navigasi Magnetik, Pencernaan Asam Cepat.

[Pencapaian terbuka: Pengumpul Bakat.] [Hadiah: 10 Poin Replikasi.]

[Poin Replikasi saat ini: 19.5 – 5 + 10 = 24.5 poin.]

Ia juga telah memulihkan kesehatan hingga 85/100, dan mendapatkan pencapaian Pemulihan dengan hadiah 3 poin.

[Poin Replikasi saat ini: 27.5 poin.]

Dengan hampir 28 poin, Lin Ming mulai merasa optimis. Tapi suatu hari, saat ia menjelajahi area baru yang lebih jauh dari guanya, ia menemukan sesuatu yang mengubah semuanya.

Di ujung timur jurang, di balik formasi batu aneh yang menyerupai gerbang alam, terdapat sebuah celah sempit yang memancarkan energi aneh. Bukan energi spiritual—karena Lin Ming tidak bisa merasakannya—tapi sesuatu yang membuat sistemnya bereaksi.

[Peringatan: Mendeteksi anomali energi tingkat rendah. Sumber: tidak diketahui. Jarak: 50 meter.]

Lin Ming mendekati dengan hati-hati. Celah itu hanya selebar tubuhnya, dan gelap sekali. Bahkan cahaya dari tubuhnya tidak bisa menembus jauh ke dalam. Tapi ada sesuatu di sana. Sesuatu yang memanggil.

“System, apa itu?”

[Analisis… Energi mirip dengan pola warisan kuno. Tingkat: Tidak dapat ditentukan karena keterbatasan host.]

Warisan kuno. Kata-kata itu membuat jantung Lin Ming berdebar kencang. Di dunia persilatan, warisan kuno sering berarti kekuatan, teknik, atau harta yang bisa mengubah nasib seseorang.

Tapi celah itu sempit dan gelap. Dan dari dalam, terdengar suara desis aneh. Suara itu membuat bulu kuduknya berdiri.

Lin Ming mengambil napas dalam-dalam. Di satu sisi, ini bisa menjadi kesempatan besar. Di sisi lain, ini sangat berbahaya. Tapi tanpa mengambil risiko, bagaimana ia bisa menjadi kuat?

Dengan tekad yang bulat, Lin Ming memasukkan tubuhnya ke dalam celah sempit itu, siap menghadapi apa pun yang menunggu di dalam kegelapan.